Thinking Brillianty

http://www.fsialbiruni.org/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190421-WA0013.jpghttp://www.fsialbiruni.org/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190421-WA0013.jpgThinking Brillianty

Bismillahirahmannirrahim

Assalamu’alaykum Bro and Sis Teknik. Teknik Mancay.

Saat pertama kali kita mendengar thinking? Apa yang lantas terbesit dalam benak? Proses dalam otak yang berusaha menerjemahkan suatu kondisi, permasalahan atau suatu kegiatan dapat dikatakan sebagai thinking, lalu think brillianty sendiri apa? Ikhwah yang dirahmati Allah, Aamiin. Ketika otak kita dalam proses menerjemahkan suatu kondisi, terdapat berbagai kemungkinan yang hadir, otak kita memproses segala kemungkinan yang mungkin terjadi, tidak jarang terkadang otak kita menyimpulkan sesuatu secara cepat dan instan hanya dengan mendengar sesuatu atau melihat sesuatu tanpa bertabayun terlebih dahulu. Kemudian jika sudah seperti itu bahaya ngga sih bro, sis, kita denger terus kita simpulin gitu aja? Tanpa tahu kebenarannya. Dalam 10 pribadi muslim ideal, salah satunya terdapat Mustaqqoful Fiqri (Thinking Brillianty). Ikhwah zaman kita adalah zaman revolusi besar-besaran, masuk ke fase 4 dan sudah generasi Z, ingat yaa bukan Millenial lagi. Karena mereka yang dikatakan millennial adalah yang lahir sekitar tahun 1983-2000. Sooo? Bro and sis yang lagi baca ini umurnya belum se mantap itu kan ya?  Kita lagi hidup dimasa mau apa aja sekejap jadi, semua berbasis kemudahan melalui Gadget, apa saja bisa diakses dan bahasa gaulnya unlimited mau ngapain aja selama kuota ada di Hp atau Wifi kenceng, generasi yang kita alami dimana sesuatu yang baik dan buruk nampak terang-terangan dan salah satu membentengi diri kita yaitu dengan Thinking Brillianty ini. Karena merupakan salah satu sifat Rasulullah yaitu fatonah (cerdas) dan Al-Qur’an banyak mengungkap ayat-ayat yang merangsang manusia antuk berpikir, misalnya firman Allah yang artinya: Mereka bertanya kepadamu tentang, khamar dan judi. Katakanlah: ‘pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.’ Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ‘Yang lebih dari keperluan.’ Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir (QS 2:219).

 

Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan aktivitas berpikir. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas. Bisa kita bayangkan, betapa bahayanya suatu perbuatan tanpa mendapatka pertimbangan pemikiran secara matang terlebih dahulu. Allah mempertanyakan kepada kita tentang tingkatan intelektualitas seseorang sebagaimana firman-Nya yang artinya: Katakanlah:samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui, sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran (QS 39:9).
Ayat tersebut sangat membedakan akan seseorang yang berakal dan yang kurang berakal, setiap dari kita adalah pemimpin minimal untuk memimpin dirinya sendiri, kita diberikan anugrah berupa akal yang dengan itu dapat memikirkan segala karunia dan nikmat Allah agar senantiasa bersyukur, terus menurut kamu? Dimana sih pengaplikasian Thinking Brilliantly ini? Dalam semua kegiatan sebenarnya kita memerlukan proses berpikir agar hasil atau keputusan yang kita ambil adalah keputusan yang terbaik. Diantara pengaplikasiannya adalah bijak dalam mengambil keputusan apalagi berkaitan dengan kegitan perkuliahan dan organisasi, berpikir matang dan mampu menempatkan posisi secara tepat, pandai membaur tapi tidak melebur karena kuat dengan prinsip dan akidah yang kita yakini, berusaha memahami dan menghafal Al-Qur’an juz 30-29 atau lebih baik hingga hatam, berfikir sebelum menyebarkan berita-berita dan menyaringnya.

Kemudian berpikir cerdas juga sangat penting dalam dunia perkuliahan, tentu sebagai seorang aktivis maka akan sangat baik bila akademik nya cemerlang dan organisasinya lancar, semua itu tidak begitu saja terjadi bila tidak diimbangin dengan berpikir cerdas, yakin dengan kemampuan yang kita miliki dan kejujuran adalah yang utama, jangan mencontek bro and sis saat kuliah, karena itu tidak jujur Namanya, asal kita mencatat materi selama perkuliahan, mereview nya dirumah dan bertanya jika belum mengerti insyaa Allah, akan ada kemudahan dan pertolongan dari Allah. Berpikir cerdas telah melahirkan ilmuan-ilmuan muslim yang dengan kecerdasannya telah memberikan kemudahan untuk kita, semisal bapak Matematika Al Jabar, Al-Farabi ahli logika, ilmu alam, Teologi dan politik serta kenegaraan, Al Batani cendekiawan muslim ahli astronomi, Ibnu Sina ilmuan islam yaitu Dokter dan seluruh ilmuan dan cendekiawan muslim lainnya.

Sebagai penutup, jadilah muslim yang bijak dan berani menggunakan kebijakannya untuk kebaikan dan membela islam, entah suatu hari nanti saat islam telah Berjaya diatas muka bumi kita telah tiada, namun setidaknya kita pernah berbuat kebaikan begitu kecil untuk merajut untaian kejayaan islam tersebut,

Muslim, Muda? Think Brilliantly.

Wassalamu’alaykum.

Author Description

admin