Pemuda Akhir Zaman

Pemuda Akhir Zaman

Assalamu’alaykum warahmatullahiwabarakatuh sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu, nama saya Annisa Dwi Wulandari dari prodi Rekayasa Keselamatan Kebakaran. Disini saya menulis essai yang berjudul “Pemuda Akhir Zaman”.
Apasih pemuda itu ? Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun nanti yang akan menggantikan generasi sebelumnya. Pemuda adalah individu dengan karakter yang dinamis, bahkan bergejolak dan optimis namun belum memiliki pengendalian emosi yang stabil. Pemuda menghadapi masa perubahan sosial maupun kultural. Masa muda atau masa remaja adalah masa seseorang mulai merasakan masnisnya dunia, namun apakah manisnya dunia bias memberi manfaat atau mudharat. Ya, diri kita sendirilah yang bisa menjawabnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَزُولُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ، وَمَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ، وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ
“Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu).”[1]
Usia akan ditanya dan diminta pertanggung jawaban untuk apa dihabiskan. Masa muda termasuk dalam usia, akan tetapi selanjutnya, masa muda kembali ditanyakan dan diminta pertanggung jawaban secara khusus. Masa muda ini perlu benar-benar diperhatikan, terlebih pemuda adalah generasi penerus.
Banyak problematika yang dialami oleh pemuda akhir zaman, namanya juga akhir zaman ya pasti dong banyak kedzaliman yang ada pada zaman itu. Problematika anak muda zaman sekarang adalah tawuran, pacaran, pembunuhan dan pelecahan seksual. Semua itu dikarenakan lemahnya iman, kalau hati sudah rusak dia akan memperintahkan mata, kaki, tangan dan seluruh anggota badan untuk berbuat dosa. Maka dari itu perbaikilah imanmu dan hatimu, hendaknya kamu merasa diawasi oleh Allah. Faktor yang lain adalah malasnya belajar ilmu agama, banyak dari kita memperjuangkan ilmu dunia hingga mempunyai titel sarjana tapi ilmu agama mungkin titel mu masih Tk. Banyak waktu yang kita sia-sikan, maka mulai dari sekarang isilah waktu mu dengan hal-hal yang bermanfaat agar tidak ada celah untuk setan menggoda kita kearah yang negatif. Salah satu pemuda islam yang dapat kita teladani adalah Mush’ab bin Umair, kisahnya adalah seorang pemuda kaya yang banyak mendapatkan kenikmatan dunia, kasih saying ibunya tidak pernah membuat ia merasakan kesulitan hidup. Mush’ab bin Umair yang hidup di lingkungan jahiliyah; penyembah berhala, pecandu khamr, penggemar pesta dan nyanyian, Allah beri cahaya di hatinya, sehingga ia mampu membedakan manakah agama yang lurus dan mana agama yang menyimpang. Manakah ajaran seorang Nabi dan mana yang hanya warsisan nenek moyang semata. Dengan sendirinya ia bertekad dan menguatkan hati untuk memeluk islam. Mengetahui putra kesayangannya meninggalkan agama nenek moyang, ibu Mush’ab kecewa bukan kepalang. Ibunya mengancam bahwaa ia tidak akan memberi makan Ibunya mengancam bahwa ia tidak akan makan dan minum serta terus beridiri tanpa naungan, baik di siang yang terik atau di malam yang dingin, sampai Mush’ab meninggalkan agamanya. Berubahlah kehidupan pemuda kaya raya itu, semua fasilitas yang selama ini ia nikmati hilang. Pakaian yang ia pakai pun terbuat dari kain burdah yang kasar da nada tambalan. Dari kisah ini bias kita simpulkan bahwasannya dunia bukan segalanya dan kehidupan yang kekal adalah akhirat. Pesan terakhir yang ingin saya sampaikan yaitu “Jangan Gadaikan Dunia mu dengan Akhirat mu” makudnya adalah jangan sampai kita tersibukkan soal dunia sampai melupakan kewajiban kita kepada sang pencipta. Jika haus maka minumlah jika lapar maka makanlah, jika salah maka maafkanlah wassalamu’alaykum.

Author Description

admin