Kenapa Harus Haji dan Berqurban ?

http://www.fsialbiruni.org/wp-content/uploads/2019/08/2.jpgKenapa Harus Haji dan Berqurban ?

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Sahabat..
Tak terasa ya, kita sudah melewati beberapa agenda besar di tahun ini, jika teman-teman masih ingat, mari kembali kita sebut apa saja yang sudah kita lewati selama satu tahun hijriyah ini. Yang pertama, yaitu Tahun Baru Islam yang jatuh pada 1 muharom 1440 H, yang kedua kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabi’ul awal, ketiga Puasa di Bulan Ramadhan, keempat lebaran atau hari raya Idul Fitri pada 1 Syawal, dan lainnya. Mungkin tidak semua agenda islam telah disebutkan, karena kefakiran pengetahuan si penulis yang sudah lupa dengan agenda-agenda yang telah terlewati. Maafkeun. oke, kita lanjutkan.
Jika kita renungi, ternyata sudah banyak hari dan kegiatan atau agenda besar yang telah kita lewati selama satu tahun ini ya sahabat.. Dan adapun agenda terdekat saat ini, yakni Hari Raya Idul Adha atau yang sering kita kenal dengan Lebaran Haji atau Hari Berqurban.
Tau ga teman-teman, kenapa sih Allah memerintahkan kita untuk melaksanakan haji dan berqurban? Ya, yang pastinya karena Allah akan memberikan ganjaran kebaikan pula kepada kita setelah kita melaksanakannya. Selain itu, jika kita telaah dan memaknai hadis-hadis dibawah ini mungkin bisa jadi penghantar kita untuk bersemangat melaksanakan ibadah tersebut.
Dalam sebuah hadist yang artinya : Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) diantara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam hadist tersebut dikatakan, bahwa jika kita melaksanakan haji yang mabrur tiada balasan yang akan kita dapat kecuali surga milik-Nya, Allah subhanahu wa ta’ala. Semoga saja kelak kita dapat melaksanakan ibadah haji yang mabrur sahabat. Aamiin.
Adapun hadist lain yaitu tentang perintah berqurban, yang artinya : Aisyah radhiallahu‘anha menuturkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda, “tidak ada satu pun anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha lebih dicintai Allah daripada menyembelih binatang. Karena binatang itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah binatang itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (HR. At-Tirmidzi hasan)
Jadi, ibadah haji dan berqurban merupakan dua rangkaian agenda yang bisa menambah amalan kita sahabat, apalagi jika kita melaksanakannya semata-mata karena Allah, maka tidak akan ada ganjaran yang pantas melainkan surga bagi yang melaksanakannya. Oleh karena itu, kita sebagai umat islam, terlebih jika kita memiliki rezeki yang Allah lebihkan kepada kita, maka wajib hukumnya bagi kita untuk melaksanakan ibadah haji maupun berqurban.
Karena jika kita lihat dari hukumnya, maka fardhu ‘ain (wajib, yang jika dilaksanakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan maka berdosa) hukumnya melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu sebagaimana yang sudah tercantum dalam rukun islam yang kelima. Sedangkan berqurban merupakan salah satu cara kita mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, dengan qurban inilah sebagian harta kita dapat tersalurkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, yang dapat menyucikan hati dan harta kita dari ketertarikan pada dunia yang fana. Dan hewan yang kita qurbankan pun kelak akan menjadi kendaraan untuk kita, menolong kita, dan menyelamatkan kita. Insyaa Allah. Semoga Allah selalu beri ke-istiqomahan, kekuatan, dan kemampuan kepada kita untuk melaksanakan perintah-perintahNya, serta menjauhi segala bentuk larangan-laranganNya. Aamiin yaa Robbal’alamin.
Apabila ada salah kata mohon dikoreksi, yang salah datangnya dari si penulis, yang benar datangnya dari Allah semata. Semoga bermanfaat ya sahabat.
Wassalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh..

Author Description

admin