Hari Kemenangan

http://www.fsialbiruni.org/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190602-WA0001.jpgHari Kemenangan

Bagai mengedipkan bola mata, rasanya baru kemarin kita berjumpa dan bersua ria. Kini saatnya kau akan segera pergi, 30 hari lamanya tak terasa. Sungguh, kedatanganmu kami nanti-nantikan dan kepergianmu sama sekali tak diharapkan. Amal apa saja yang telah kami perbuat ketika kau ada bersama kami? Jika waktu bisa diputar kembali, ingin rasanya kembali mengabdikan jiwa, raga, dan tenaga ini hanya untukmu. Berharap untuk selalu beramamu selamanya. Satu bulan spesial bagi umat Nabi, sang panutan kami. Ramadhan, begitu cepat kau berlalu. Tak inginkah kau berlama-lama dengan kami? Perjumpaan yang begitu singkat, namun sangat mengesankan. 30 hari akan segera berlalu, dihari-hari terakhir menjelang kepergianmu, kami harapkan keridhaan dari Tuhan kami, kami harapkan keberkahan dan rahmat yang melimpah untuk siapa saja yang ikhlas mengabdikan waktunya demi memuliakan keberadaanmu. Memang mustahil jika kau akan terus bersama kami, karena sejatinya waktu akan terus berjalan, mau tidak mau kami harus berpisah denganmu. Dan harus menunggu kedatanganmu kembali untuk beberapa bulan ke depan, namun entah sauatu saat apakah kami dapat berjumpa denganmu kembali dikesempatan selanjutnya atau tidak? Tak ada yang mengetahui kecuali Allah. Berharap untuk dapat berjumpa denganmu di waktu mendatang.
Sebulan penuh kita menahan nafsu, amarah, lapar, dan dahaga dibulan Ramadhan. Kini saatnya kita berjumpa dengan hari yang indah, fitri dan bahagia. Hari di mana kemenangan diraih setelah satu bulan penuh diuji. Hari suci, bagaikan dilahirkan kembali di dunia. Gema takbir menyeruak dibelahan bumi Allah. Terdengar puji-pujian mengagungkan kebesaran Allah menambah khidmatnya hari suci umat muslim. Seruan meminta maaf kepada satu sama lain menandakan kedamaian, tebaran senyum diraut wajah tiap muslim yang merayakannya menandakan kebahagiaan yang tiada tara. Merasa begitu baik, senyum dan sapaan di mana-mana. Eidun Mubarak untuk semua orang di luar sana. Seluruh keluarga mereka berkumpul dan merayakannya. Ini adalah hadiah dari Allah untuk hamba-hambaNya. Ya, hari disaat kita semua datang bersama-sama, bersenang-senang membuat kenangan yang indah. Alhamdulillah.. hari besar untuk umat muslim di seluruh dunia. Sudah waktunya untuk merayakan. Merasakan gembira pada kesempatan yang indah ini. Mengirim kedamaian dan penghormatan. Alhamdulillah.. hari besar untuk semua orang.
Kembali ke fitri, jadikanlah momen kemenangan ini sebagai permulaan untuk mengubah diri menjadi lebih baik, untuk lebih bermuhasabah begitu baiknya Allah memberikan kesempatan kepada hambaNya untuk memperbaiki diri. Kesempatan tidaklah datang dua kali. Jangan sampai kesempatan yang telah Allah berikan terlewat begitu saja bagaikan angin yang berhembus. semoga dihari kemenangan ini dapat menjadikan kita sebagai insan kamil yang senantiasa bertaqwa kepada Sang Khaliq, yang hanya mengharapkan keridhaanNya. Karena sesungguhnya hanya keridhaan dari Allah yang dapat menjamin kebahagiaan kita di akhirat kelak.

Jazakumullah khairan katsir… Tak ada sepatah kata yang pantas untuk diucapkan menjelang berakhirnya bulan Ramadhan ini selain kata “Maaf lahir dan bathin” sebesar-besarnya atas segala khilaf. Segala kebenaran datangnya dari Allah dan segala kesalahan bersumber dari diri sendiri. Semoga Allah senantiasa memberikan kita taufiq dan hidayahNya agar selalu berada di jalan kebaikan, di jalan yang senantiasa Allah ridhai. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin…

Author Description

admin