Ramadhan Pemantik: HIDAYAH

Ramadhan Pemantik: HIDAYAH

Ramadhan Pemantik
HIDAYAH

Oleh: Naufal Dzakwan – Squad IMC FSI Al-Biruni 2018

Hidayah ?? Apa itu hidayah ??,,, banyak arti yang bisa dipaparkan namun pasti tertuju pada satu makna. Namun bagiku hidayah adalah kasih sayang Allah untuk kita, yaitu berupa sapaan untuk menjadi makhluk yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Aku merasa sangat beruntung karna “mungkin” aku sudah merasakannya. Perasaan sedih ,takut, marah atau apapun itu bercampur tak karuan pada saat itu. Memang tak pernah terbayang, Ramadhan pada tahun itu menjadi titik balik dari masa “kelam” yang pernah aku rasakan.

Kelam ???,,, Ya, masa dimana ketika diri ini masih terbutakan oleh cinta berselimut nafsu. Cinta yang memaksa ku harus berbohong kepada wanita setengah malaikat. Cinta yang membuat tuli akan nasihat dari sang abang. Cinta yang berbentuk manis namun terlapisi kedustaan dan kemaksiatan.

Singkatnya, hari demi hari terus terlewat dibulan penuh berkah. Namun diri ini merasa masih belum maksimal dalam beribadah. Mencoba terus mendekat namun tak pernah terasa dekat. Sempat bertanya ada apa dengan diri ini ??,,

Di bulan ladang beramal, tapi terasa sempit dan hambar. Apakah ada yang salah dengan jiwa ini ?? … Terus ku intropeksi dan berbenah diri. Agar ku bisa kembali merasa dekat dengan Sang Pengasih.

Dan akhir nya ku mengerti, mengapa diri ini tak merasa dekat dengan Khalik Yang Maha Pengasih. Ingat sekali, malam itu adalah malam-malam terakhir pada bulan penuh berkah. Terus mendekatkan diri dan bertaubat tak pernah terlupa disetiap malamnya. Dan malam yang tak pernah ku duga pun akhirnya menghampiri. Seperti tergambar bagaimana dosa dosa yang pernah ku perbuat, menjadikan ku seperti makhluk paling rendah dan menjijikan.

Tangis tak henti disetiap sujud dan doa ku. Dimalam indah penuh kasih sayang itu Allah menunjukan CINTA sejati tanpa KEDUSTAAN. Yang menjadi titik balik dari masa kelam yang pernah kurasakan. Kuputuskan untuk bertaubat dari cinta Berselimut nafsu. Dan fokus bertaubat setiap hari nya.

Malam yang indah, dibulan penuh berkah , dengan berselimut cinta yang nyata dari sang Khalik pemberi Hidayah. Malam itu menjadi malam paling indah dan berkesan bagiku. Membuat ku terus berpikir betapa baiknya Allah walau diri ku sering melakukan apaapa yang justru tidak disuka-Nya. Membuat ku paham arti cinta sesungguhnya.

Ku bulatkan tekad untuk terus mendekat. Merajut cinta suci yang sesunggunya, Karena cinta-Nya adalah cinta Nyata, yang tak ada keraguan dan kedustaan didalamnya.

Author Description

admin

No comments yet.

Join the Conversation