Mentoring : Ukhuwah Dalam Lingkaran Cinta-Nya

Mentoring : Ukhuwah Dalam Lingkaran Cinta-Nya

Mentoring : Ukhuwah Dalam Lingkaran Cinta-Nya
NAM, Staff Departemen IMC FSI Al-Biruni 2018

Bismillahirrahmanirrahim, sebelum aku memulai semua ini. Aku ucapkan terima kasih untuk kamu, iya kamu yang membaca tulisan ini.. terima kasih atas waktumu yang entah sengaja atau tidak, engkau relakan membuka link, menunggu dan sampai di laman ini. Aku yakin, ini bukanlah tulisan terbaik yang pernah kamu baca tapi percayalah aku merangkainya dengan kata kata terbaik yang bisa aku persembahkan untukmu.. iya untukmu.

Setelah membaca tulisan ini apa yang akan kamu lakukan? Kembali ke aktivitas sibukmu atau sekadar bersantai ria? Tidak apa apa, terkadang terlalu banyak pilihan dalam hidup hingga terasa samar samar mana yang baik, mana yang hampir baik, tapi pilihlah sebab hidup adalah pilihan dan ukuran terbaik atas pilihan yang telah kamu pilih hanya dirimu yang berhak menilai. Aku? tidak berhak, apalagi mereka. Termasuk pilihan kamu untuk berteman, untuk menjalin sebuah persaudaraan tanpa ikatan darah dalam lingkaran cinta-Nya. Itu adalah pilihanmu, aku dan mereka tidak berhak ikut campur atas pilihanmu itu.

Sahabat, terkait dengan itu aku rasa hidup akan terasa hampa tanpa adanya ukhuwah. Ukhuwah dalam kamus besar Bahasa Indonesia berbentuk nomina yang berarti persaudaraan. Ukhuwuah terbagi dalam beberapa macam salah satunya adalah ukhwuah fi din Al-Islam atau persaudaraan antar sesama Muslim. Allah berfirman dalam Q. S Ali Imran :

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu karena nikmat Allah, menjadilah kamu orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. [Ali Imrân/3:103]

Wah begitu pentingnya ya sebuah ukhwuah dalam islam, lantas bagaimana caranya menjaga ukhuwah itu? Salah satu caranya dengan mentoring. Kamu belum tau apa itu mentoring? Yaaaah, kudet banget si hari gini belum pernah ngerasain mentoring? Kasian banget hidup kamu *pis

“Mentoring memang bukan segala galanya, tapi segalanya berawal dari mentoring”

Mentoring adalah upaya penjagaan diri baik secara lahiriah maupun batiniah yang dilakukan secara sengaja atau kadang kadang terpaksa, untuk saling menasehati dan mengingatkan dalam kebaikan. Terkadang mentoring dijadikan ajang untuk saling curhat berbagi rasa satu sama lain.

Mentoring dilakukan dalam sebuah grup kecil biasanya terdiri atas 6 sampai 10 orang dan di mentori oleh seorang mentor atau murrabi. Di dalam mentoring itu sendiri biasanya kaka mentor akan memberikan kita sebuah materi terkait dengan keisalaman dan ga hanya tentang islam kadang kadang kamu bisa nanyain masalah tugas, gamtek misalnya.. nanti mentoringnya berubah bukan jadi mentoring bareng tapi jadi gamtek bareng, eetapi enggadeng.

Nah selain belajar islam yang kamu banget, di mentoring kadang suka ada jalan jalan bareng. Kapan lagi kan, bisa jalan jalan bareng dalam ukhuwah yang dibalut dengan cinta-Nya.

Wah asik banget deh kalo kamu ikut mentoring. Nyesel kalo kamu ga pernah ngerasain mentoring. Coba sekali saja, dan kamu rasakan kebahagiaan yang tidak pernah kamu rasakan selain dalam lingkaran mentoring.

Saat mentoring kamu akan merasa seperti punya keluarga baru, persaudaraan baru yang sama sama belajar menjadi manusia yang lebih baik lagi. Jika kamu sudah punya kelompok mentoring, jaga teman temanmu, genggam tangannya dan berjanji kita akan melangkah ke surga bersama. aamiin

Yaialah gitu doang, kenapa harus mentoring.. kan bisa kita bener sendiran?. Yah kamu, gatau si sendirian itu berat, kamu ga akan kuat mending kita mentoring.

Mentoring itu merupakan kegiatan yang berorientasi pada pembentukan karakter islami, kegiatan yang di dalamnya mengarah pada pembinaan yang dilakukan dengan cara saling menasehati untuk bisa saling percaya satu sama lain. Saling menasehati juga merupakan firman Allah dalam Q.S Al-Ashr lho….

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehatmenasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supayamenetapi kesabaran” (QS. Al-Ashr : 1-3)

Andai kamu tau, anugerah terbesar bagiku menjadi bagian dari civitas akademika UNJ adalah diperkenalkannya aku dengan mentoring. Bagiku mentoring menjadi penjagaan diri yang setiap harinya bersingungan dengan berbagai pemikiran dan perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Saat memasuki dunia kampus, ibarat sebuah rumah, kamu harus memiliki kunci yang ekstra kuat demi menjaga rumah agar tetap aman dan rumah itu adalah hati kita. Lantas jika bukan diri sendiri yang bisa menjaga hati ini, siapa lagi?

Diperkenalkan dengan mentoring saat MPA, bukan berarti semua mahasiswa UNJ mentoring karena pada akhirnya satu persatu sahabat kita yang lain meningalkan lingkaran mentoring ini, menjauh dan akhirnya hanya tersisa manusia manusia yang hatinya merindukan ukhuwah dalam cinta-Nya.

Bersyukurlah kamu yang sampai hari ini masih menjaga lingkaran mentoringnya, kenapa ? karena kita keluarga, ukhwuah sampai surga.

Author Description

admin

No comments yet.

Join the Conversation