Ingin Dekat Dengan-Mu

Ingin Dekat Dengan-Mu

Oleh:
Wahyu Prasetyo
Squad IMC FSI AL-Biruni 2018

Setiap manusia pasti pernah mempunyai masalah kehidupan, pernah merasakan sesuatu yang tidak di inginkan. Nah, dalam menyikapi masalah kehidupannya, setiap manusia punya beragam cara untuk memecahkannya. Ada yang curhat sama keluarganya, teman bahkan kita sering ngeliat bahwa nggak sedikit orang punya masalah curhatnya di media sosial misalnya, facebook, twitter bahkan sampe update status di instagram tentang kegalauannya. Sehingga semua orang mengetahuinya.

Sebaiknya semua masalah itu tidak disebar dan diceritakan kepada orang-orang. Cukup perkara yang dihadapi seorang muslim hanya di curhatkan kepada Allah. karena, “ Bukankah Allah itu cukup untuk hamba-Nya”. (QS AZ- Zumar: 36).
Nabi Ya’qub ‘alaihissalam saja ketika menghadapi kesedihan kehilangan putranya, Yusuf, sehingga anak- anak yang lain mengiradia akan bertambah sedih. Maka dengarlah jawaban Nabi Ya’qub yang perlu di teladani.

قَالَإِنَّمَاأَشْكُوْبثّيْوَحُزْنِيْإِلَىاللهِ
“Dia (Ya’qub) menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (QS Yusuf: 86)

Apabila seseorang mengadukan kesedihan itu kepada Allah, itu lah yang akan bermanfaat baginya. Allah telah berfirman:

وَإِذَاسَأَلَكَعِبَادِىعَنِّىفَإِنِّىقَرِيْبٌأُجِيْبُدَعْوَةَالدَّاعِإِذَادَعَانِ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” (QS Al Baqarah: 186)

Nah, kesimpulan dari tulisan ini adalah jika kita ngerasa berat ketika menghadapi suatu masalah, coba deh kita deketin Allah, curhat sama Allah, kita japri terus Allah. Tetapi bukan berarti kita ngga boleh minta pendapat sama orang lain, karena Allah berfirman “Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam perkara itu.” (QS Ali ‘Imran: 159).

Tetapi alangkah baiknya kita mengadu kepada Allah terlebih dahulu.

Author Description

admin

No comments yet.

Join the Conversation