BERPRASANGKA BAIK ITU ASIK

BERPRASANGKA BAIK ITU ASIK

BERPRASANGKA BAIK ITU ASIK..

Oleh: Syadila Nur Haniyyah
Squad IMC FSI Al-Biruni 2018

Setiap dari kita pasti pernah berprasangka bukan?? , menerka nerka dan menduga duga.. Tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.. Tentang siapa, apa, dimana dan lain sebagainya. Yang membedakan sebuah prasangka adalah baik atau buruknya, berprasangka baik (husnuzon) yaitu memandang sesuatu dengan pandangan positif, ramah, tidak menghakimi, dan memberi sambutan hangat. Dengan berprasangka baik kita dapat membersihkan hati dari titik-titik hitam dan mencegah perkara-perkara mungkar yang seringkali hadir di hati kita.

Dengan berprasangka baik hubungan kita dengan saudara saudara kita menjadi lebih hangat, selalu merasa bahagia atas kejayaan yang dicapai orang lain, rendah hati dan percaya diri. Karena hati yang senantiasa berbaik sangka akan tercermin dalam setiap tutur kata dan sikap kita terhadap saudara-saudara kita.

Berprasangka baik itu asik..

Yang hilang itu bukan berarti pergi.. jika kita berprasangka baik pada Allah..Percayalah suatu yang pergi saat ini sebenarnya tidak benar benar pergi,ia pasti akan kembali lagi suatu saat nanti, Ribuan do’a yang setiap harinya pergi kelangit pun nanti akan kembali, membawa sejuta mimpi yang pernah terucap berbisik sepi.
Berprasangka baik itu asik..

Saat kita ditimpa suatu musibah..sakit misalnya.. Kebanyakan dari kita pasti ngeluh.. Panik.. Sedih.. Galau.. Sebenernya yang kita perlu saat itu adalah berprasangka baik sama Allah.. Berdoa.. Dan bertawakal.. Karena sesungguhnya allah tidak akan membebani kita melebihi kemampuan kita. Sebaliknya kl kita sedang diberi kemudahan, apa yang kita lakukan..? Kita lalai akan perintah-perintahnya ..Inget nikmat yg kita rasain sekarang itu belum tentu baik.. Bisa jadi itu ujian buat kita.. Karena baik dimata kita belum tentu baik dimata Allah. Saya terkagum dengan salah satu kalimat yg diulang ulang dalam salah satu bab buku dalam dekapan ukuwah.. Yang berbunyi “Kami tidak tahu ini rahmat atau musibah. Kami hanya berprasangka baik kepada Allah” .

Kenapa berprasangka baik itu asik..?

Nih orang jaman sekarang kan sukanya yg praktis, yg engga nyapekin, yg engga ngeribetin.. Nah berprasangka baik itu engga buat capek, engga ribet. Berprasangka baik itu ngeringanin hati.. Hati kl diisi sama yg buruk buruk terus nanti penuh.. Kasian engga muat, berat nanti. Tpi kl diisi dengan hal hal baik, berprasangka baik contohnya.. InsyaAllah engga akan penuh tuh hati.. Selalu ada ruang untuk kebaikan kebaikan yg lainnya.

Maka dari itu tanamkanlah pada hatimu benih benih kebaikan yang bunganya akan senantiasa bermekaran.. Dan buahnya akan senantiasa manis disegala musim.. Tak mengenal badai menghadang, kemarau berkepanjangan, dingin salju yang membekukan.. Ia kan tetap manis (berusaha semanis mungkin) karena ia tau rencana Allah lah yang terbaik..

Jika hari ini hatimu merasa resah, lingkunganmu seakan tidak mendukungmu, masalah terasa begitu membebani mu. Jangan pernah salahkan siapa pun.. Lihat ke dalam dirimu mungkin kesalahan terletak disitu, di hatimu..yang belum bisa sepenuhnya berprasangka baik pada rab-MU.. Yang belum bisa memahami hikmah yang Allah beri di setiap masalahmu..

Author Description

admin

No comments yet.

Join the Conversation